Friday, April 9, 2010

selingan...


Percaya atau tidak kita memang membutuhkan saat-saat dimana kita berada dibawah. Itulah mengapa sesekali roda kehidupan kita akan berputar 180 derajat ke bawah. Ketika kita berada dibawah, biasanya kita akan bersedih, atau paling parahnya akan merasa dunia akan berakhir. Dan hal itu akan terus berulang dari masa bersedih 1 kemana bersedih yang lain. Meskipun sering berada dibawah umumnya manusia jarang belajar bagaimana mengatasi perasaan "down" itu. Sehingga ketika mereka berada dibawah untuk kesekian kalinya, manusia merasa saat itulah perasaan paling "down" yang mereka rasakan. Paling, paling, dan paling hingga nggak ada yang nggak terasa "paling". Mungkin kita sesekali akan tertawa saat mengingat-ingat masa sedih kita. Atau mungkin merasa tampak tolol kenapa kita harus menangis saat itu. Tapi ketika kita bersedih lagi ya... kita juga bakalan nangis lagi. hheemmm lucu juga ya manusia ini... Itulah mengapa Allah nggak bakalan pernah ngelepasin kita begitu aja. Allah Maha Tahu bahwa kita nggak mungkin sanggup mengatasi beban-beban itu sendirian tanpa diriNya. Meskipun Allah sendiri pasti juga tahu bahwa hamba-hambaNya ini juga akan kembali melupakanNya ketika sudah keluar dari masa "berkabung"nya.
Nah bisa dibayangkan kan betapa konyolnya kita ini?? Betapa rendahnya attitude kita di hadapan sang Khalik?? Sudah berbagai macam cara yang dilakukan Allah untuk menyentil kita, tapi apa?? kita tetap aja nggak belajar dan terus melakukan kesalahan yang sama.
Sekarang aku mungkin berada dibawah. Meskipun aku nggak terima dengan posisiku ini tapi aku nggak bisa berbuat apa-apa. Perbuatan yang patut kulakukan saat ini hanya instropeksi dan membangun rencana baru untuk bangkit kembali. YaAllah... jangan biarkan kekalutan ini membutakanku akan kilau anugerahMu yang takhenti2nya kau curahkan padaku di saat sedih maupun senang. Jika biasanya aku melihat orang lain menangis, mungkin kini saatnya aku harus bangkit sendiri melawan tangisku. Bantu aku ya Allah... Give me a power to reach my hope ... amin. Bismillah...

No comments:

Post a Comment